Minggu, 22 Maret 2015

Review Subjektif Film "In Time"


“In Time” adalah film fiksi yang dibintangi oleh Justin Timberlake dan Amanda Seyfried sebagai pemain utama. Film ini menceritakan tentang kehidupan manusia di masa depan, yaitu manusia tidak lagi menggunakan uang sebagai alat transaksi, melainkan menggunakan waktu. Setiap manusia memiliki waktu yang bisa diberikan untuk orang lain, dan mereka juga bisa menerima waktu dari orang lain.  
Film “In Time” memiliki ide cerita yang sangat bagus dan unik, namun memiliki jalan cerita yang kurang menarik. Kurang kuatnya jalan cerita membuat film ini bisa dibilang membosankan, dan bahkan bisa membuat penonton mengalihkan perhatiannya dari film ini. Tujuan dan awal dibuatnya sistem yang digunakan dalam film “In Time” inipun tidak jelas sehingga semakin terasa tidak menarik. Lebih parahnya, cerita yang tidak jelas membuat film ini terasa lebih lama dari durasi sesungguhnya.
Bukan hanya jalan ceritanya yang tidak bagus, namun karakter yang dimainkan oleh Justin Timberlake juga kurang dikembangkan. Di film ini, Justin tidak bisa menunjukkan jiwa jagoan yang sesungguhnya. Hal ini bisa dilihat dari cara dia membobol bank yang begitu mudah, yaitu hanya dengan menabrakkan mobil ke pintu depan bank dan membunuh timekeeper. Justin juga kurang memiliki kemistri dengan Amanda, padahal Amanda sudah sangat layak memainkan perannya di film ini.


 Kesimpulan yang bisa diambil dari pendapat-pendapat saya adalah film “In Time” lahir dari ide yang sangat unik, namun kurang baiknya cara pembuat film dan pemeran-pemeran mengeksekusi film ini membuat film ini kurang menarik untuk dinikmati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar